3 Jenis Lemak yang Perlu kamu Tahu

Saat ini masyarakat telah mulai pandai dalam menyimak dan mengawal kesehatan tubuhnya supaya terhindar dari sekian banyak  macam penyakit. Salah satu teknik dalam mengawal tubuh tetap ideal yakni dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Untuk mengawal tubuh yang ideal tersebut, banyak sekali orang menghindari makanan yang berlemak. Setiap orang yang mendengar istilah lemak barangkali akan memandang bahwa lemak adalah zat yang merugikan tubuh.

Jika seseorang kurang kalori, maka lemak adalah cadangan yang akan dipakai untuk menemukan energi setelah protein. Sebelum membicarakan macam-macam makanan dan kandungan lemak didalamnya, berikut adalah penjelasan tentang lemak secara keseluruhan: Lemak adalah senyawa kimia tidak larut air yang disusun oleh bagian karbon, hydrogen, dan oksigen.

jenis lemak

Sama layaknya karbohidrat dan protein, lemak pun adalah sumber energi untuk tubuh manusia. Di dalam satu gram lemak ada 9 kalori. Lemak yang didapatkan tubuh dari bahan makanan terdiri dari tiga macam lemak yakni :

  • Lemak Jenuh (Saturated Fat)

Lemak jenuh ialah jenis lemak yang paling berperan terhadap naiknya kadar kolesterol darah. Khususnya LDL (kolesterol jahat). Umumnya lemak jenuh ada pada lemak hewani dan minyak tropis (minyak kelapa dan minyak sawit). Lemak ini akan berada dalam format padatan pada suhu kamar. Bahan makanan yang berisi lemak jenuh misalnya: kelapa, minyak kelapa, minyak sawit, keju, cokelat, daging ayam, dan lain-lain.

  • Lemak Tak Jenuh (Unsaturated Fat)

Lemak tak jenuh terdiri dari lemak tak jenuh tunggal (mono-unsaturated fat) dan lemak tak jenuh jamak (poli-unsaturated fat). Lemak tak jenuh lebih “ramah” terhadap tubuh sebab menpunyai efek yang kecil terhadap penambahan kadar kolesterol darah. Lemak tak jenuh seringkali berasal dari sumber makanan nabati. Lemak tak jenuh tunggal dapat menambah kadar HDL (kolesterol baik) darah. Bahan makanan yang berisi lemak tak jenuh misalnya: zaitun , minyak zaitun, minyak kacang tanah, minyak canola, minyak alpukat, dan lain-lain.

  • Asam Lemak Trans (Trans-Fatty Acid)

Asam lemak trans terjadi sebab proses kimia yang dinamakan hidrogenasi. Umumnya terbentuk sebab asam lemak tak jenuh terhidrogenasi sampai-sampai menjadikannya lebih jenuh dan lebih padat pada suhu kamar. Contohnya ialah margarin dan mentega. Lemak trans memiliki efek menambah kadar kolesterol darah eksklusif yang  LDL daripada lemak tak jenuh tetapi efeknya lebih kecil daripada lemak jenuh

Pada dasarnya, lemak makanan (dietary fat) memiliki faedah untuk meluangkan energi jangka panjang, menyerahkan rasa kenyang sesudah makan, menolong pembuatan hormon, menyusun bagian pikiran dan sistem saraf, menyusun membran sel untuk masing-masing sel di dalam tubuh, membawa vitamin A, D, E, dan K ke semua tubuh, dan menolong mengatur suhu tubuh.

Setelah penjelasan tentang lemak diatas, penting untuk Anda memilah dan memilih makanan yang tepat guna Anda konsumsi untuk kesehatan tubuh Anda.

Post Author: dindazifanahmin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *